Sidang Paripurna Daerah Jawa Timur tahun 2016

Minggu pagi yang cerah, ditemani hembusan angin dan hangatnya matahari kota pahlawan, satu persatu para pimpinan Dewan Kerja Cabang se-Jawa Timur hadir untuk berdinamika dalam ikatan persaudaraan bakti, menyumbangkan gagasan, pemikiran, dan kritik serta saran dalam forum Sidang Paripurna Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega tingkat Daerah Jawa Timur tahun 2016 (Sidparda Jatim 2016).

Sidparda Jatim merupakan agenda tahunan untuk membahas perencanaan dan pengambilan keputusan bagi pembinaan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega, khususnya di Jawa Timur. Sebaagi wahana pelaksanaan mekanisme organisasi, Sidparda Jatim 2016 mengagendakan beberapa hal, diantaranya: (1) laporan pelaksanaan tugas tim formatur, (2) paparan perencanaan sasaran pencapaian program kerja 2016, (3) penyusunan program kerja tahun 2017. Selain itu, rencana kerja Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Jawa Timur tahun 2016-2020 yang tersusun pada saat Musppanitera Daerah 2015, telah dijabarkan dalam rencana pencapaian sasaran tahunan, hal ini menginggat bahwa Sidparda kali ini merupakan sidparda pertama dalam kepengurusan DKD Jawa Timur masa bakti 2016-2020. 

Kegiatan Sidparda kali ini dihadiri oleh 2 orang Dewan Kerja Nasional, 17 orang Dewan Kerja Daerah Jawa Timur, 37 Dewan Kerja Cabang se-Jawa Timur, adapaun Kwarcab yang tidak mengirimkan perutusannya, Kwarcab Bondowoso. Kegiatan dibuka oleh Drs. H. Mahsun Ismail, S.Ag., M.M. selaku Andalan Binamuda Kwarda Jatim, dan selanjutnya diikuti dengan pemaparan materi tentang "Menyambut Masyarakat Ekonomi Asean", materi ini ditujukan untuk menggiring para peserta sidang agar mengetahui pentingnya krida-krida saka agar dapat dikembangkan menjadi job creation dalam menyambut MEA, harapannya adalah tersusunnya program-program yang berkaitan dengan kewirausahaan dan kemandirian menyambut MEA. 

Sidparda Jatim 2016 menghasilkan beberapa rekomendasi, diantaranya:
  1. Peningkatan kualitas Pramuka Penegak dan Pramuka pandega melalui optimalisasi kegiatan kursus, orientasi, pelatihan, seperti: Kursus Instruktir Muda, KPDK, LPK, Gladian Pemimpin Satuan, KMD.
  2. Mendorong pencapaian Pramuka Garuda bagi Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega 5% setiap tahunnya. 
  3. Pelibatan Dewan Kerja dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan dalam setiap kegiatan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega.
  4. Peran serta Kwartir untuk memberikan dorongan bagi Dewan Kerja untuk mengkaji perangkat pembinaan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega
  5. Peran serta Kwartir untuk memberikan dorongan kepada Dewan Kerja untuk dapat menjalin kerjasama dengan lembaga/ instansi/ organisasi lain.
  6. Pengoptimalan media online guna mempublikasikan kegiatan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega.
  7. Optimalisasi unit-unit berbasis pengabdian masyarakat yang sudah terbentuk di Kwartir seperti PIK-R, Brigade Penolong dan selanjutnya membentuk kader Pramuka Patriot Lingkungan.
  8. Mendorong terbentuknya komunitas yang dikelola Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega dalam binaan anggota dewasa/ tim ahli yang selanjutnya menjadi badan usaha.  
Semoga Sidparda 2016 membawa manfaat, terutama dalam hal pembinaan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega di Jawa Timur.  Kedepan, kritik dan saran tetap harapkan untuk pelaksanaan kegiatan maupun pencapaian sasaran rencana kerja lebih baik lagi. (bnr)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.