Jelang Pertinas SBH 2016, Dinkes Jatim Gelar Konsolidasi dan Simulasi Panitia Pelaksana.

Kak Binar Bintang (Ketua DKD Jatim), memberikan sambutan pada Upacara Pembukaan Konsolidasi
Kak Binar Bintang (Ketua DKD Jatim), memberikan sambutan pada Upacara Pembukaan Konsolidasi
Surabaya  -  Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur menggelar Konsolidasi bagi panitia pelaksana Perkemahan Bakti Satuan Karya Pramuka Bakti Husada Tingkat Nasional V (Pertinas SBH) Tahun 2016 di Hotel Fave Mex Surabaya. Sebanyak 216 peserta hadir mengikuti rangkaian acara dengan tertib.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 24 - 25 September adalah ajang pertemuan bagi panitia pelaksana. Sebelumnya, dengan maksud yang sama Kwarda Jatim juga telah selenggarakan Rapat Koordinasi Pinkoncab se-Jawa Timur, pada 18 September lalu.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur, dr Kohar Hari Santoso. "Pramuka diharapkan mampu berkiprah di bidang kesehatan. Persoalan bangsa saat ini yang begitu komplek, peranan Pramuka harus mampu mengatasi hal tersebut. Indonesia membutuhkan pemuda yang kuat pengetahuan di bidang kesehatan, sehingga permasalahan seperti narkoba, kebebasan seksual, minum-minuman keras dapat segera diatasi", pesan beliau dalam sambutannya.

Ketua DKD Jatim Kak Binar Bintang berharap melalui Konsolidasi tersebut, panitia pelaksana lebih memahami mengenai job description-nya masing-masing. "Kami berharap, rekan-rekan datang ke tempat ini membuahkan hasil sesuai harapan. Saya percaya, dengan dukungan dari 216 Penegak/Pandega yang hadir saat ini, akan lebih meningkatkan solidaritas dengan anggota dan antar bidangnya. Sehingga, segala hal yang sudah dikonsep dengan matang ini, bisa diselesaikan dan dipenuhi dengan segera, Jawa Timur Insya Allah siap", katanya saat memberikan sambutan kepada peserta yang hadir.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kak Hariadi Purwantoro (Waka Binamuda Kwarda Jatim), Kak Mahanani (Ketua Harian SBH Jatim), dan Kak Zaki selaku Ketua Panitia Pelaksana. Materi yang diberikan saat kegiatan berlangsung adalah cenderung pada teknis pelaksanaan, sehingga diakhir kegiatan peserta sebagai Panitia Pelaksana tersebut menggelar simulasi. Artinya, mereka mempratikkan seolah menjadi panitia dilapangan Oktober nanti, dengan demikian tujuan koordinasi sesama dan antar bidang dapat terealisasikan dengan maksimal. (daw)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.